Silsilah ke-11 Bab Makharijul Huruf - Muqaddimah
Penulis: Abu Hanifa Muhamad Muslih | Tanggal Rilis Asli: February 23, 2021
Sumber: Tautan Telegra.ph
Bab Makhârijul Hurûf
Muqaddimah Makharijul Huruf

Bab Makharijul Huruf -Pendahuluan
Pembahasan mengenai Makharijul Huruf adalah inti dari ilmu Tajwid.
Agar Fashih membaca Al-Qur’an materi yang harus dikuasai pertama kali oleh para pembaca Al-Qur’an adalah mengenai Makharijul Huruf, sebagaimana perkataan Imam Ibnul Jazari (Muqaddimah Jazariyyah) :
(4) وَبَعْدُ إِنَّ هَذِهِ مُقَدِّمَه ۞ فيماَ عَلَى قَارِئِهِ أَنْ يَعْلَمهْ
Kemudian setelah itu, sesungguhnya kitab ini merupakan Muqaddimah (pendahuluan) yang berisi mengenai apa-apa yang wajib dipelajari oleh para pembaca Al-Quran.
(5) إذْ وَاجِبٌ عَلَيْهِمُ مُحَتّمُ ۞ قَبْلَ الشُرُوعِ أَوَّلاً أَنْ يَعْلَمُوا
Maka wajib secara mutlak bagi para pembaca Al-Quran, sebelum mereka mulai membaca Al-Quran, hendaklah terlebih dahulu memahami,
(6) مَخَارِجَ الْحُرُوفِ وَالصِّفَاتِ ۞ لِيَلْفِظُوا بِأَفْصَحِ اللُغَاتِ
Tempat-tempat keluarnya huruf hijaiyah (Makharijul Huruf) serta sifat-sifat yang mengiringinya, agar mereka bisa mengucapkan huruf demi huruf tersebut dengan bahasa yang paling fasih.
A. Definisi Makharijul Huruf
Makharijul huruf terdiri atas dua kata yaitu makharij dan huruf.
Menurut Bahasa Makharij (مَخَارِجٌ) adalah bentuk jamak (Taksir) dari kata Makhraj (مَخْرَجٌ) merupakan bentuk Isim Makan (Kata yang menunjukan Tempat) dari Fi’il خَرَجَ yang artinya مَوْضِعُ الْخُرُوج atau Tempat Keluarnya sesuatu. Berikut Tashrifnya :
خَرَجَ يَخْرُجُ خُرُوْجًا خَارِجٌ مَخْرُوْجٌ اُخْرُجْ لا تَخْرُجْ {مَخْرَجٌ} مِخْرَجٌ
Sehingga Makharij artinya : Tempat-Tempat Keluar. Sedangkan huruf berasal dari kata حَرْفٌ jamaknya adalah حُرُوْفٌ maksudnya huruf-huruf hijaiyyah. jadi makharijul huruf artinya tempat keluarnya huruf-huruf.
Adapun secara istilah, makharijul Huruf adalah :
هُوَ اِسْمٌ لِلْمَحَلِّ الّذِي يُنْشَأُ مِنْهُ اْلحَرْفُ
“Suatu nama tempat, yang padanya huruf dibentuk( diucapkan ) (Pedoman ilmu tajwid lengkap, hlm. 20)
Atau
مَحَلُّ خُرُوجِ الحَرْفِ - أَي ظُهُورُهُ - الَّذِي يَنْقَطِعُ عِنْدَهُ صَوْتُ النُّطْقِ بِهِ فَتَمَيَّزُ بِهِ عَنْ غَيْرِهِ
Tempat Keluarnya huruf yang padanya berhenti suara dari pengucapan sebuah lafazh (pengucapan)-ketika sukun pent.- yang dengannya dibedakan suatu huruf dengan huruf lainnya (Hidayatul Qari)
B. Cara Mengetahui Makharijul Huruf
Untuk mengetahui Makharijul Huruf secara akurat, terdapat dua cara yaitu dengan taskinul hafr (تَسْكِينُ الْحَرْفِ) dan tasydidul hafr (تَشْدِيدُ الْحَرْفِ)
Cara Pertama : Taskinul Harf (mensukunkan huruf) caranya : sukunkan huruf yang akan dicari makhrajnya kemudian masukkan huruf yang berharakat sebelumnya. Seperti : أَبْ atau إِمْ atau أُتْ
Cara kedua : Tasydidul harf (mentasydidkan huruf) caranya : tasydidkan huruf yang akan dicari makhrajnya kemudian masukkan huruf yang berharakat sebelumnya. Seperti أَبَّ atau أَلِّ atau أَرُّ
C. Jumlah Makharijul Huruf
Terdapat perbedaan pendapat di kalangan para ulama Tajwid dan Ahli Bahasa Arab tentang jumlah Makharijul Huruf, setidaknya terdapat empat pendapat tentangnya sebagai berikut :
Pendapat Pertama : Jumlah Makharijul Huruf adalah 29 Makhraj. Bahwa setiap huruf memiliki makhrajnya sendiri-sendiri. Ini merupakan pendapat yang paling lemah
Pendapat Kedua : Jumlah Makharijul Huruf adalah 17 Makhraj, Pendapat ini dipilih oleh Al-Khalil bin Ahmad Al-Farahidi dan Ibnul Jazariy. Ini merupakan pendapat yang dipilih oleh mayoritas ulama. Al-Imam Ibnul Jazariy mengatakan:
مَخَارِجُ ٱلۡحُرُوفِ سَبۡعَةَ عَشَرۡ عَلَى ٱلَّذِي يَخۡتَارُهُ مَنِ ٱخۡتَبَرۡ
“Makharijul huruf itu berjumlah tujuh belas, berdasarkan pendapat yang dipilih oleh para Ulama Ahli Qiraat.”
Dan pendapat ini yang akan kami gunakan selanjutnya. Dengan Perincian :
✅Rongga Mulut dan Rongga Tenggorokan (الۡجَوۡفُ ): sebanyak 1 Makhraj
✅Tenggorokan (الۡحَلۡقُ) : Sebanyak 3 Makhraj
✅Lidah (اللِّسَانُ) : Sebanyak 10 Makhraj
✅Dua Bibir (الشَّفَتَانُ) : Sebanyak 2 Makhraj
✅Pangkal Hidung (الۡخُيۡشُومُ) : Sebanyak 1 Makhraj
Pendapat Ketiga : Jumlah Makharijul Huruf adalah 16 Makhraj, ini adalah pendapat Sibawaih dan Imam Asy-Syathibi, juga pendapat Imam Makki dan Ad Dani. Yakni dengan menghilangkan makhraj al-jauf.
Pendapat keempat : Jumlah Makharijul Huruf adalah 14 Makhraj, ini adalah pendapat Ibnu Ziyad Al-Farra, Quthrub, Al-Jarmi, dan Ibnu Kaisan. Yakni dengan menghilangkan makhraj al-jauf dan menjadikan al-lisan 8 makhraj yaitu dengan menggabungkan Makhraj huruf ل , ن dan ر menjadi 1 makhraj.
D. Pembagian Makharijul Huruf
Makharijul huruf terbagi menjadi dua bagian yaitu Makhraj Umum dan Makhraj Khusus, dimana pada setiap makhraj umum terbagi lagi ke beberapa tempat yang berbeda secara detail.
Terdapat Lima tempat (Makhraj) secara umum (global) dan 17 tempat secara khusus. 5 Makhraj Umum, yaitu:
✅Rongga Tenggorokan dan Mulut(الۡجَوۡفُ)
✅Tenggorokan (الۡحَلۡقُ)
✅Lidah (اللِّسَانُ)
✅Dua Bibir (الشَّفَتَانُ)
✅Pangkal Hidung (الۡخُيۡشُومُ)
Dan 17 Makhraj Khusus akan dijelaskan secara terperinci pada materi silsilah selanjutnya
E. Pentingnya Makharijul Huruf
Al Imam Abu Ja’far Ibnul Bâdzisy berkata:
وَ أَنَا أُوصِي الطَّالِبَ بِحِفْظِ مَخَارِجِ الْحُرُوفِ و صِفَاتِهَا
Aku berwasiat kepada penuntut Ilmu untuk menghafal makharijul huruf dan sifat-sifatnya. (At Tashil hal. 50)
Syaikh Muhammad Makki Nashr berkata :
اِعْلَمْ أَنَّ هَذَا الْبَابَ مِنْ أَهَمِّ أَبْوَابِ التَّجْوِيدِ، فَيَجِبُ أَنْ يَعْتَنِي بِإِتْقَانِهِ كُلُّ مَنْ أَرَادَ أَنْ يَقْرَأَ الْقُرْآنَ الْمَجِيدَ.
Ketahuilah bahwa bab ini termasuk bab tajwid yang terpenting. Maka bagi setiap orang yang ingin membaca Al-Qur’anul Majid wajib memperhatikannya, yakni dengan menyempurnakannya (Itqan). (At Tashil hal. 50)
Wallahu A’lam